• gambar
  • gambar

Selamat Datang di Website MA SULTAN FATTAH JEPARA. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


MA SULTAN FATTAH JEPARA

NPSN : 20362955

Jln.Kauman Desa Sukasono Kedung Jepara Jawa tengah


[email protected]

TLP : 0852-9177-1206


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 49522
Pengunjung : 24219
Hari ini : 45
Hits hari ini : 221
Member Online : 0
IP : 216.73.216.44
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

TAHLIL DAN DOA UNTUK INDONESIA






 

SULFA JEPARA_ dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022 Keluarga Sultan Fattah Jepara mulai tingkat RA, MI, MTs, MA yang diselenggarakan di Serambi Masjid Baiturrohiem Sukosono Sabtu, 22 Oktober 2022

 



Doa bersama dengan rangkaian acara adalah : pembukaan, tahlil , doa dan terakhir penutup.



Pemiminpin tahlil oleh Bpk Shofwan dan doa oleh Ali Muhtohhar alhafidz.

 

Kepala Madrasah Moh Sulkhan, S.Sos.I dalam kesempatan tersebut berpesan kepada Santriwan dan Santriwati agar selalu belajar dengan baik dan rajin dalam menuntut ilmu. “Belajarlah dengan baik dan rajin sehingga menjadi manusia yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa,” ucapnya.

 

Kepada seluruh siswa dan siswi hendaknya dapat meluangkan waktu untuk Khataman Al Qur'an pada istirahat sekolah.



Dikatakannya, bahwa memperingati Hari Santri Tahun 2022 jatuh pada 22 Oktober 2022 bertujuan untuk memperingati peran para ulama dan santri dalam perjuangan meraih Kemerdekaan Republik Indonesia.


Dikatakannya, sejarah hari santri berawal dari fatwa Resolusi Jihad yang disampaikan oleh KH Hasyim Asy'ari. Pada 22 Oktober 1945, KH Hasyim Asy'ari memimpin perumusan fatwa Resolusi Jihad di kalangan kiai pesantren. Fatwa itu berisi kewajiban berjihad untuk mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan melawan kelompok pasukan penjajah yang masih ada di tanah air.


Perjuangan ini melibatkan para ulama dan santri. Kemudian, perjuangan yang berlandaskan jihad kebangsaan tersebut juga melahirkan peristiwa heroik pada 10 November 1945 di Surabaya yang dikenal dengan Hari Pahlawan. (NS)





Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas